Penjualan minuman beralkohol di negara ini tidak bisa ditemukan di banyak tempat. Aturan yang tercantum dalam Peraturan Presiden Republik Indonesia No. 74 Tahun 2013 tentang Pengendalian dan Pengawasan Minuman Beralkohol menyebutkan, perdagangan produk minuman beralkohol hanya bisa dilakukan oleh pelaku usaha yang telah memiliki izin berdagang. Itulah mengapa, tidak semua pihak bisa menjual benda ini dengan leluasa.

Peraturan tersebut jelas mengatur bahwa peredaran minuman beralkohol diatur dengan sangat ketat oleh pemerintah. Belum lagi kini telah tercatat setidaknya 143 Peraturan Daerah yang turut melarang dan membatasi penjualan minuman beralkohol (minol), sekalipun itu minol golongan A (kadar alkohol ≤ 5 persen).

Banyaknya aturan tersebut lantas membuat masyarakat bingung bagaimana mendapatkan minuman beralkohol secara resmi. Hingga muncul berbagai kasus oplosan yang justru memakan banyak korban.

Guna menghindari berbagai hal yang tidak diinginkan seperti kematian dan kasus penangkapan akibat membeli atau mengonsumsi minol ilegal, ada baiknya kamu mengetahui dimana minol tersebut dijual. Apa saja tempat yang dimaksud?

  1. Hotel, bar, restoran yang telah melengkapi dan memenuhi syarat yang telah ditetapkan pada perundang-undangan dari kementerian pariwisata
  2. Toko bebas bea (duty free shop)
  3. Tempat-tempat tertentu yang telah ditetapkan resmi oleh Bupati/Walikota dan Gubernur DKI Jakarta.
  4. Tidak lagi bisa ditemukan secara eceran di toko-toko kecil/minimarket/pengecer (merujuk pada Permendag 6/2015) dan bisa ditemukan di hypermarket/supermarket

Sementara itu, untuk minol yang boleh diminum langsung di tempat, hanya bisa kamu temukan di tempat-tempat seperti :

  1. Hotel
  2. Restoran
  3. Bar
  4. Tempat tertentu lainnya yang telah ditetapkan oleh Bupati/Walikota dan Gubernur DKI Jakarta.