Menikmati segelas minuman beralkohol bukanlah perkara besar bagi kamu yang memang gemar menenggak minuman ini. Namun, bagi mereka yang tidak pernah atau sangat jarang mengonsumsi minuman beralkohol, hal ini membutuhkan usaha yang luar biasa.

Alkohol yang masuk ke dalam tubuh akan memberikan efek yang berbeda-beda pada setiap orang. Satu gelas minuman beralkohol (minol) bisa saja membuat perut seseorang mulas, atau justru membuat orang lain pusing hingga berujung memuntahkan minuman tersebut.

BACA JUGA : ALKOHOL DAN MANFAATNYA BAGI KESEHATAN

Meminum minol sudah selayaknya dilakukan dengan bijaksana. Minumlah minol dalam batas yang sewajarnya, sehingga tubuh tetap berada dalam kondisi awas dan bisa kembali beraktivitas.

Menenggak minol kini sudah masuk ke dalam ranah gaya hidup. Tak hanya masyarakat perkotaan yang duduk bersantai dengan segelas atau sebotol minol, masyarakat daerah juga sudah mengenal gaya hidup seperti ini. Tidak ada yang salah dengan hal ini, hanya saja setiap peminum harus mengetahui batasan-batasan tertentu saat ia mengonsumsi minol.

Minol yang masuk dalam jumlah sedikit maupun banyak memiliki pengaruh tersendiri bagi tubuh manusia. Apalagi jika kebiasaan mengonsumsi minol dilakukan dalam waktu yang cukup lama. Meskipun demikian, minol yang dikonsumsi dalam jangka pendek juga memiliki pengaruh tertentu bagi tubuh.

Apa saja pengaruh yang dimaksud? Simak ulasan berikut:

1. Pengaruh Jangka Pendek
Jika kamu menenggak minol dalam jumlah yang sedikit pada saat-saat tertentu dan dalam rentang waktu yang cukup lama, seperti jamuan makan malam keluarga atau saat berkumpul bersama sahabat, maka tidak ada pengaruh buruk bagi tubuhmu. Namun, lagi-lagi kamu harus mengontrol asupan minol yang masuk ke tubuhmu.

Menenggak alkohol berlebihan dapat membuat reaksi pergerakan tubuh menjadi lebih lambat dan menyebabkan tindakan ceroboh. Selain itu jangan minum minol terlalu cepat karena bisa menyebabkan keracunan alkohol akut. Beri jeda waktu antara tenggakan pertama, kedua, dan seterusnya.

Selain itu, jika kamu tidak ingin mendapatkan efek mabuk setelah mengonsumsi minol, pastikan kamu tidak meminum lebih dari satu minuman setiap jamnya. Ini berarti atur konsumsi minol tidak lebih dari sebotol bir dengan volume 340 mililiter atau segelas wine dengan volume 142 mililiter.

2. Pengaruh Jangka Panjang
Mengonsumsi minol dalam jumlah yang banyak secara terus menerus bisa menyebabkan permasalahan kesehatan yang cukup serius. Beberapa kasus seperti gangguan pencernaan, kasus serius pada pankreas serta pengerasan hati (sirosis hati) bisa terjadi pada kamu yang mengonsumi minuman beralkohol dalam kurun waktu yang cukup lama. Tak hanya penyakit tersebut, kerusakan otak dan kematian sangat dekat dengan para peminum yang sudah sangat ketergantungan alkohol.

 

Nah, kedua gambaran pengaruh alkohol telah dipaparkan di atas. Kamu tentu bisa memilih yang mana baik untuk dirimu dan orang-orang di sekitarmu. So, yang manakah pilihanmu? Mengonsumsi secara bijaksana atau justru ingin menjadi seorang pecandu yang merugikan dirimu sendiri?